KOMISI I DPRD PROV. BALI KUNKER KE KPU NTB

Foto untuk : KOMISI I DPRD PROV. BALI KUNKER KE KPU NTB

Mataram, NTB – Songsong Pemilihan Serentak Tahun 2020, Komisi I DPRD Provinsi Bali melakukan kunjungan kerja ke KPU Provinsi NTB. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memperkaya informasi guna persiapan Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Kab/Kota di Provinsi Bali.

Rombongan Komisi I DPRD Prov. Bali dipimpin oleh Ketua Komisi Nyoman Aryana, didampingi empat koleganya yaitu Agung Srayoga, Ketut Rohine, Ayu Warse dan Sofir.

Nyoman Aryana mengungkapkan bahwa kunjungannya ke KPU NTB kali ini adalah kunjungan kali ketiga. NTB senantiasa dipilih sebagai lokasi kunjungan karena dipandang banyak memiliki kemiripan.

"Kulltur dan budaya Bali hampir sama dengan NTB, sehingga tepat rasanya kami datang ke NTB mencari ilmu serta mencoba membanding-bandingkan proses pengganggaran Bali dan NTB", ujarnya.

Anggota rombongan lainnya Ayu Warse menyampaikan bahwa dirinya ingin menggali informasi tentang Potensi Calon Kepala Daerah dari Jalur Perseorangan di NTB.

“Kalau di Bali Potensi tersebut sepertinya sulit bermunculan, selain belum ada figur yang menonjol, Kursi DPRD Provinsi Bali juga dikuasai oleh PDIP. Ada 33 dari 55 Anggota DPRD Provinsi Bali yang berasal dari PDIP. Sehingga kecil kemungkinan itu ada”, ujar Warse.

Komisioner KPU Provinsi NTB menyambut baik kedatangan Komisi I DPRD Prov. Bali. Terlebih kunjungan dimaksudkan untuk saling sharing informasi tentang tahapan Pemilihan Serentak tahun 2020.

Pada kesempatan itu Ketua KPU Prov NTB Suhardi Soud menguraikan persiapan yang telah dilakukan baik oleh KPU Provinsi maupun KPU Kabkota. Dijelaskannya bahwa ada 7 kab/kota yang menggelar pemilihan tahun 2020, yaitu: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Bima.

"Seluruh kab/kota telah menandatangani NPHD dengan total Nilai NPHD yang sebesar 147,3 Miliyar Rupiah”, papar Suhardi.

Selain itu, meskipun provinsi NTB tidak melakukan pemilihan, namun Pemprov NTB juga memberikan perhatian serius terhadap suksesnya pemilihan serentak 2020, dengan memberikan hibah kepada KPU Prov. NTB sebesar Rp. 500 juta pada tahun 2019 dan Rp. 1 Milyar pada tahun 2020.

"Anggaran sebesar Rp. 1,5 Milyar itu akan kami pergunakan untuk melakukan fungsi Asistensi, supervisi dan Koordinasi secara berjenjang ke 7 Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pemilihan serentak", ungkap Suhardi.

Terkait Calon perseorangan, Suhardi Soud menjelaskan bahwa di Provinsi NTB pada pemilihan 2018 yang lalu terdapat satu calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang berasal dari jalur perseorangan, yakni pasangan H. Moch Ali Bin Dachlan dan TGH. Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni.

Pada tahun yang sama, di Kab. Lombok Timur juga terdapat 1 Paslon perseorangan yaitu pasangan Ali Masadi dan Putrawan Habibi.

Kedua Pasangan Calon tersebut lulus menjadi Calon setelah melewati tahapan verifikasi Administrasi dan Faktual bakal calon yang sangat ketat.

“Dulu Ali BD dan Gede Sakti berhasil melampui syarat minimal dukungan sebesar 303.331 dukungan KTP masyarakat NTB sehingga lolos menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB”, jelas Suhardi


 
  • SUHARDI SOUD, SE
    Ketua KPU Prov NTB
  • YAN MARLI, M.Pd., MM.Pd
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • H. SYAMSUDIN
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • AGUS HILMAN, S.Sos., M.Si
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • ZURIATI, SP
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
 
  • MARS ANSORI WIJAYA
    SEKRETARIS KPU PROVINSI NTB
  • I MADE MERTA ARTA, SH., MH
    KEPALA BAGIAN PROGRAM, DATA ORGANISASI DAN SDM
  • -
    KEPALA BAGIAN KEUANGAN, UMUM DAN LOGISTIK
  • H. SUHAILI, SH., MH
    KEPALA BAGIAN HUKUM, TEKNIS DAN HUPMAS
  • KIAGUS NOVIAN PRIBADI, ST
    KEPALA SUB BAGIAN SDM
  • NINING WAHYUNI, SE
    KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN
  • ARMIANI BASRI, S.SOS
    KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM DAN DATA
  • -
    KEPALA SUB BAGIAN HUKUM
 
 
Bagaimana pendapat Anda terhadap Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 dan Pemilihan Umum Tahun 2019
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Tidak Puas

Polling PPID

Apakah Saudara Puas Dengan Layanan Keterbukaaan Informasi KPU Provinsi NTB : SANGAT PUAS, PUAS, CUKUP, PERLU DITINGKATKAN?

Sangat Puas
Puas
Cukup
Perlu Ditingkatkan

Hasil Polling Web

Sangat Puas 67%
Puas 33%