KPU NTB GELAR RAPIM

Foto untuk : KPU NTB GELAR RAPIM

Suhardi: "Penyelenggara. solutif"

​​​​​​Dalam penyelenggaraan Pemilu maupun pemilihan senantiasa tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang membutuhkan penyelesaian secara tepat. Dalam situasi seperti itu, Penyelenggara Pemilu harus mampu menyelesaikan semua persoalan tersebut dengan baik mengacu pada regulasi yang ada. 

Demikian dikatakan oleh Ketua KPU Provinsi NTB Suhardi Soud ketika membuka Rapat Pimpinan KPU Provinsi dan KPU Kabkota se NTB, Senin (2/12) di kawasan Senggigi.

Menjadi penyelenggara pemilu harus solutif. Artinya, ketika menemukan permasalahan, maka penyelenggara pemilu harus mampu menyelesaikannya secara mandiri dan dipertanggungjawabkan secara yuridis dan etis. 

Dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota, tanggung jawab mutlak penyelenggaraannya adalah KPU Kabkota, sementara KPU Provinsi hanya melaksanakan fungsi supervisi dan asistensi. 

Karena itu jika, ditemukan ada persoalan, maka KPU Kabkota lah yang harus menyelesaikannya secara mandiri, kata Suhardi.

Dalam pelaksanaan tugas menyelenggarakan pemilu/pemilihan hal yang tidak kalah pentingnya adalah transparansi informasi. Dalam situasi seperti ini kita juga harus siap menerima kritik.

Kita sudah memiliki pengalaman yang baik dalam transparansi informasi ini. Buktinya kita sudah menerima penghargaan nasional dalam kategori transparansi informasi dalam penyelenggaraan pemilu 2019. Hal ini harus menjadi motivasi untuk mensukseskan pemilihan 2020, tegas Suhardi.

Sementara itu Anggota KPU Provinsi NTB Yan Marli mengatakan pentingnya seluruh penyelenggara pemilu di NTB untuk mengikuti perkembangan JDIH KPU. 

JDIH adalah jendela informasi regulasi KPU yang sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas. Jadi penyelenggara harus terus mengupdate pemahaman terkait regulasi tiap tahapan, dan itu bisa didapatkan melalui JDIH, kata Yan Marli.

Divisi SDM dan Parmas Agus Hilman menyoroti sosialisasi dan pendidikan pemilih. Penyelenggara harus memahami bahwa sosialisasi adalah upaya yang mengarah kepada peningkatan kuantitas partisipasi, sementara pendidikan pemilih mengarah kepada upaya peningkatan kualitas partisipasi.

Karenanya penyelenggara pemilu harus bisa melaksanakan keduanya secara sinergis, agar tercapai tujuan yang diharapkan yaitu meningkatnya kuantitas dan kualitas partisipasi, kata Agus Hilman.

Ketua Divisi Teknis penyelenggaraan Zuriati mengingatkan kepada KPU Kabkota yang menyelenggarakan pemilihan tahun 2020 bahwa pengumuman syarat dukungan bakal Calon perseorangan harus dilakukan mulai tanggal 3 Desember 2019.

Tidak boleh ada satu kabkota yang tidak mengumumkan syarat dukungan Bakal Calon Perseorangan tersebut pada tanggal 3 Desember, tegas Zuriati.

Terkait dengan pengelolaan keuangan Hibah pemilihan, Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya mengingatkan agar KPU Kabkota bercermin pada hasil audit yang dilakukan baik oleh BPKP, BPK dan Irjen KPU. 

Hal ini penting, agar kita terhindar dari kesalahan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan.


 
  • SUHARDI SOUD, SE
    Ketua KPU Prov NTB
  • YAN MARLI, M.Pd., MM.Pd
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • H. SYAMSUDIN
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • AGUS HILMAN, S.Sos., M.Si
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • ZURIATI, SP
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
 
  • MARS ANSORI WIJAYA
    SEKRETARIS KPU PROVINSI NTB
  • I MADE MERTA ARTA, SH., MH
    KEPALA BAGIAN PROGRAM, DATA ORGANISASI DAN SDM
  • -
    KEPALA BAGIAN KEUANGAN, UMUM DAN LOGISTIK
  • H. SUHAILI, SH., MH
    KEPALA BAGIAN HUKUM, TEKNIS DAN HUPMAS
  • KIAGUS NOVIAN PRIBADI, ST
    KEPALA SUB BAGIAN SDM
  • NINING WAHYUNI, SE
    KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN
  • ARMIANI BASRI, S.SOS
    KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM DAN DATA
  • -
    KEPALA SUB BAGIAN HUKUM
 
 
Bagaimana pendapat Anda terhadap Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 dan Pemilihan Umum Tahun 2019
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Tidak Puas

Polling PPID

Apakah Saudara Puas Dengan Layanan Keterbukaaan Informasi KPU Provinsi NTB : SANGAT PUAS, PUAS, CUKUP, PERLU DITINGKATKAN?

Sangat Puas
Puas
Cukup
Perlu Ditingkatkan

Hasil Polling Web

Sangat Puas 67%
Puas 33%