KPU PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA HARUS MEMILIKI PETA PEMILIH

Foto untuk : KPU PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA HARUS MEMILIKI PETA PEMILIH

Mataram. Salah satu indikator yang sering digunakan untuk mengukur keberhasilan pemilu adalah partisipasi pemilih. Meskipun partisipasi pemilih bukan menjadi veto demokrasi, tetapi dia memperkuat demokrasi. Untuk meningkatkan kinerja KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota dalam meningkatkan partisipasi pemilih, maka pemilih ini harus dikelola. Ketersediaan peta tentang pemilih di KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota merupakan modal penting bagi KPU.

Ditemui di ruang kerjanya, 3 Februari 2014, Ketua Divisi Sosialisasi KPU Provinsi NTB Agus, M.Si mengatakan ide tentang pembuatan peta pemilih itu sangat menarik. Ada beberapa peta tentang pemilh yang harus dimiliki KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota tambah Agus, yakni; pertama, peta tentang daerah mana yang partisipasinya itu rendah, baik untuk pemilu legislatif, pemilu presiden, dan pemilukada. Idealnya kita memiliki peta berbasis TPS. Mana yang partisipasinya dibawah 75 % untuk pemilu legislatif dan mana yang di bawah 71% untuk pemilu presiden.

Kedua, peta terkait masyarakat yang mendiami daerah terisolir. Peta ini sangat penting agar nanti pada saat pemilu teman-teman KPU Kabupaten/Kota harus hadir di daerah-daerah terisolir itu untuk memastikan akses pemilu terjangkau sampai disana. Ketiga, peta tentang daerah-daerah yang pada pemilu sebelumnya bermasalah. Masalah pemilu bisa terjadi karena; melibatkan penyelenggara pemilu, masyarakatnya, atau peserta pemilunya. Ketersediaan peta ini membantu teman-teman menyusun langkah antisipasi agar masalah pemilu sebelumnya tidak terulang kembali.

Keempat, peta daerah-daerah yang transaksi politik uangnya tinggi. Ini bisa ditanya pada calon anggota legislatif yang gagal kemarin, biasanya mereka akan terbuka. Ketersediaan peta ini membantu kita untuk menyusun pesan sosialisasi dan pendiidkan pemilih. Kelima, peta tentang kelompok-kelompok marginal, seperti; kelompok masyarakat korban konflik, kelompok masyarakat korban bencana, kelompok masyarakat disibilitas.

Kelima, peta tentang kelompok pemilih pemula, baik yang masih  bersekolah maupun yang tidak bersekolah. Keenam, peta kelompok-kelompok yang menjadi pembentuk opini publik, termasuk pemetaan media massa yang intens mendukung sosialisasi pemilu. Dua kelompok ini merupakan pemangku kepentingan penting bagi KPU, oleh karena itu posisi mereka harus diperhitungkan.

Menurut Agus, KPU Kabupaten/Kota memiliki anggaran riset partisipasi pemilu di tahun anggaran 2015 ini. Maka anggaran ini bisa digunakan untuk meriset pemilih, guna menghasilkan lima peta di atas. Saya berharap, teman-teman Kabupaten/Kota menseriusi ide ini untuk mendukung kinerja bidang sosialisasi dan pendidikan pemilih kedepan. Silahkan teman-teman kabupaten/kota menggunakan jasa para pakar untuk mengerjakan proyek ini, harap Agus.*****


  • SUHARDI SOUD, SE
    Ketua KPU Prov NTB
  • YAN MARLI, M.Pd., MM.Pd
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • H. SYAMSUDIN
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • AGUS HILMAN, S.Sos., M.Si
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • ZURIATI, SP
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
 
  • MARS ANSORI WIJAYA
    SEKRETARIS KPU PROVINSI NTB
  • I MADE MERTA ARTA, SH., MH
    KEPALA BAGIAN PROGRAM, DATA ORGANISASI DAN SDM
  • BAIQ NELLY YUNIARTI, AP., M.Si
    KEPALA BAGIAN KEUANGAN, UMUM DAN LOGISTIK
  • H. SUHAILI, SH., MH
    KEPALA BAGIAN HUKUM, TEKNIS DAN HUPMAS
  • KIAGUS NOVIAN PRIBADI, ST
    KEPALA SUB BAGIAN SDM
  • NINING WAHYUNI, SE
    KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN
  • ARMIANI BASRI, S.SOS
    KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM DAN DATA
  • BAIQ AGUSTINA TRESNADEWI, SH
    KEPALA SUB BAGIAN HUKUM
 
 
Bagaimana pendapat Anda terhadap Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 dan Pemilihan Umum Tahun 2019
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Tidak Puas

Polling PPID

Apakah Saudara Puas Dengan Layanan Keterbukaaan Informasi KPU Provinsi NTB : SANGAT PUAS, PUAS, CUKUP, PERLU DITINGKATKAN?

Sangat Puas
Puas
Cukup
Perlu Ditingkatkan

Hasil Polling Web

Sangat Puas 67%
Puas 33%