KPU SEBUT HUMAN ERROR Penyebab Kekurangan Surat Suara

Praya- Kurangnya jumlah surat suara serta tertukanya surat suar di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lombok Tengah disebut Komisi Pemilihan Umum karena faktor human error. Kendati demikian, persoalan itu langsung diatasi dengan cepat. Kecuali persoalan hak pilih di Rumah Tahanan (rutan) Praya.

Mereka mengangap KPU telah bekerja maksimal. Hanya saja, terjadi beberapa persoalan lapangan. Itu bukan karena faktor sengaja dan sebagainya. Melainkan murni kesalahan penghitungan saat penyortiran, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS.

Tapi kami langsung bergerak. Yang kurang itu langsung ditambah dan yang tertukar kita kembalikan seperti biasa. Jadi tidak ada masalah, kata Ketua KPU LOteng Ary Wahyudi kemarin saat menggelar jumpa pers.

Didampingi anggota KPU NTB Agus, M.Si, Ary mengaku tetap bertanggung jawab terhadap human error yang terjadi. Kendati demikian, pihaknya telah bekerja maksimal dalam mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Prinsipnya kesalahan yang terjadi tidak begitu fatal, ujarnya.

Dikatakan, jumlah DPT yang mencapai 715.647 orang telah disesuaikan dengan jumlah surat suara yang mencapai 2.927.242 ditambah dua persen surat suara cadangan. Jumlah pemilih bertambah karena adanya kebijakan yang longgar dari KPU pusat, bahwa watga yang tidak masuk DPT, berhak menunjukkan kartu identitas seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), paspor dan identitas lainnya.

Hal itulah yang membuat terjadinya kekurangan surat suara di lapangan. Sekali lagi, pesta demokrasi insya Allah berjalan lancar, ujarnya. Kalau soal tertukarnya surat suara, itu karena faktor kemanusiaan saja. Karena tidak ada yang sempurna. Tapi kami tetap bekerja maksimal, tambahnya.

Sementara untuk persoalan pemilih di rutan praya, diakuinya telah dilakukan pendataan bebrapa kali. Hanya saja, terdapat 69 orang yang tidak bisa memberikan hak suaranya karena tidak memiliki identitas. Hal itu terjadi karena mereka memiliki banyak nama di wilayah masing-masing.

KPU, beber Ary langsung melakukan identifikasi nama bersangkutan didesa, hingga dusun  dan mendatangi rumah masing-masing. Namun, dari pihak keluarga ada yang tidak mengakui, serta tidak tahu nama bersangkutan. Nama-nama narapidana itu banyak mengunakan alias, sehingga sulit kami melacak. Prinsipnya, kami telah berupaya maksimal meningkatkan partisipasi pemilih, hingga di dalam rutan, jelasnya.

Menyinggung soal tingkat partisipasi pemilih itu, Ary merasa bangga karena target KPU telah terlampaui. Dimana, dari hitungan semntara, tingkat partisipasinya mencapai 75 persen. Sisanya, 25 persen golput. Ukurannya, situasi rumah dan jalan raya selama pesta demokrasi cukup lenggang. Warga berbondong-bondong datang ke TPS masing-masing, memberikan suaranya. Seperti yang dijelaskan Ketua KPU Loteng itu, bahwa berbagai permasalahan yang ada bukan karena faktor sengaja, dan sebagainya. Jadi jangan sampai disahtafsirkan, lanjut anggota KPU NTB Agus MSi.

Agus yang juga mantan Ketua KPu Loteng mengangap, setiap pesta demokrasi pasti ada saja faktor human error. Kendati demikian, berbagai persoalan itu dapat dijadikan pelajaran agar tidak terulang kembali. Kami berharap dan berjanji hal ini tidak akn terulang kembali, ujarnya.


  • SUHARDI SOUD, SE
    Ketua KPU Prov NTB
  • YAN MARLI, M.Pd., MM.Pd
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • H. SYAMSUDIN
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • AGUS HILMAN, S.Sos., M.Si
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
  • ZURIATI, SP
    ANGGOTA KPU PROVINSI NTB
 
  • MARS ANSORI WIJAYA
    SEKRETARIS KPU PROVINSI NTB
  • I MADE MERTA ARTA, SH., MH
    KEPALA BAGIAN PROGRAM, DATA ORGANISASI DAN SDM
  • BAIQ NELLY YUNIARTI, AP., M.Si
    KEPALA BAGIAN KEUANGAN, UMUM DAN LOGISTIK
  • H. SUHAILI, SH., MH
    KEPALA BAGIAN HUKUM, TEKNIS DAN HUPMAS
  • KIAGUS NOVIAN PRIBADI, ST
    KEPALA SUB BAGIAN SDM
  • NINING WAHYUNI, SE
    KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN
  • ARMIANI BASRI, S.SOS
    KEPALA SUB BAGIAN PROGRAM DAN DATA
  • BAIQ AGUSTINA TRESNADEWI, SH
    KEPALA SUB BAGIAN HUKUM
 
 
Bagaimana pendapat Anda terhadap Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 dan Pemilihan Umum Tahun 2019
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Tidak Puas

Polling PPID

Apakah Saudara Puas Dengan Layanan Keterbukaaan Informasi KPU Provinsi NTB : SANGAT PUAS, PUAS, CUKUP, PERLU DITINGKATKAN?

Sangat Puas
Puas
Cukup
Perlu Ditingkatkan

Hasil Polling Web

Sangat Puas 67%
Puas 33%